Mengetahui Speech Delay dari sisi Psikologi Anak

by | Feb 8, 2022 | Kesehatan Mental

Semua anak sangat luar biasa di setiap tumbuh kembangnya. Mulai dari dalam kandungan hingga dewasa, orang tua selalu memerhatikan setiap prosesnya. Namun, terkadang orang tua terlalu menginginkan anaknya memiliki kemampuan kognitif yang lebih daripada anak yang lain. Namun perlu Bunda ingat ada perkembangan kognitif yang harus diiringin dengan kondisi psikis dan emosinal anak. Apalagi jika anak mengalami gangguan perkembangnya, salah satunya speech delay. Maka dari itu, yuk simak bagaimana Bunda bisa mengetahui speech delay dari sisi psikologi anak dan bagaimana cara mengatasinya.

Speech Delay dari Sisi Psikologi Anak

Bunda, tentu setiap anak memilki tahapan atau milestone untuk perkembangan psikolginya. Hal ini tentunys memengaruhi perkembangan emosi maupun kepribadiannya. Speech delay dalam psikolgi juga sama dengan penjelasan medis lainnya yaitu gangguan keterlambatan bicara yang biasanya bisa kita deteksi saat anak memasuki masa golden age. Ada situasi-situasi yang menyebabkan perkembangan bahasa anak lebih lambat dibandingkan anak seusianya.

Ketika anak mengalami speech delay yang diakibatkan bukan dari organ fisik seperti pendengaran, kemungkinan penyebabnya dari psikologi anak. Hal ini bisa dilihat dari emosi ataupun ekpresi anak sejak awal kehidupan. Jika sampai tahap golden age anak mengalami speech delay, maka ada yang menganggu psikis atau emosi anak yang menyebabkan ia tidak mau berbicara.

Baca Juga  Ternyata Kak Seto Pernah Gagap, Loh!

Faktor Psikis yang menyebabkan anak Speech Delay

Pertama, minimnya stimulus yang diberikan orang tua. Kehadiran orang tua sangat penting dalam memberikan stimulus untuk. Namun, dewasa ini banyak Bunda yang menjadikan gadget sebagai teman untuk anak dalam kesehariannya. Penggunaan gadget pada anak-anak dapat berdampak untuk perkembangan bicaranya. Anak jadi enggan bicara saat bermain gadget dan orang tua juga minim dalam memberikan stimulus kepada anak. Padahal pengungkapan ekspresi ataupun bahasa pada anak ada prosesnya. Anak butuh melihat gerak bibir orang lain saat bicara dan artikulasi yang jelas yang bisa diperoleh dari ora ng tuanya.

Kedua, faktor pola asuh. Pola asuh bisa mempunyai dampak tergantung dengan tipe pola asuh yang diterapkan orang tuanya. Ada orang tua yang cenderung otoriter seperti saat anak mau bicara,  selalu ditahan orang tuanya atau hanya orang tuanya dulu yang boleh berbicara. Akibatnya anak jadi punya kecenderungan untuk diam, karena anak memikirkan ketika ia akan bicara orang tuanya akan marah.

Baca Juga  9 Cara Cegah Anak Tantrum, Orangtua Wajib Tahu!

Cara Mendeteksi Gangguan Speech Delay dari Sisi Psikologi Anak

Gejala speech delay yang diakibatkan dari sisi psikologi anak bisa terjadi mulai dari bayi hingga memasuki usia sekolah. Saat anak umur 3 bulan yang melihat ibunya tersenyum, tetapi anaknya tidak ikut senyum. Hal ini bisa jadi salah satu tanda mengalami hambatan dalam emosi. Kedua, saat anak memasuki usia golden age sudah mulai berkembang bahasanya. Jika anak belum bisa bicara tetapi organ fisiknya tidak ada masalah kemungkinan ada masalah di dalam lingkungan keluarganya. Seperti orang tua anak bercerai atau pola asuh orang tua yang telalu otoriter.

Terakhir, orang tua bisa melihat speech delay dari sisi psikologi anak adalah dengan memerhatikan lingkungan sekitar anak. Permasalahan keterlambatan bicara atau gangguan bahasa yang terjadi secara psychologist salah satu faktor penyebab utamanya karena anak merasa tidak nyaman untuk bicara atau mengekspresikan kepada yang ada di sekitarnya.

Cara Menangani Anak Speech Delay dari Sisi Psikologi Anak

Pertama, Bunda bisa mengantisipasi dari sisi psikologi anak dengan menciptakan lingkungan yang nyaman untuk ia berbicara. Terkadang orang tua tanpa sadar menerapkan pengasuhan sedikit mengedepankan emosi negatif. Kedua, Orang tua bisa coba untuk observasi atau mengamati lingkungan atau kondisi yang tepat dan aman untuk anak bicara. Ketika merasa anak sudah nyaman tapi belum mau bicara kemungkinan muncul masalah Bahasa dan masalah bicara pada anak.

Baca Juga  Upaya Pencegahan Down Syndrome, Bunda Wajib Tahu!

Ketiga, Orang tua selalu mengevaluasi pola asuh dan bersifat terbuka pada anak. Orang tua hanya perlu mengevaluasi diri sendiri dan pola asuh kepada anak. Karena umumnya pola asuh yang diterapkan ke anak merupakan cerminanan orang tua si ayah dan bunda itu sendiri. Namun hal ini bisa berubah, jika orang tua selalu mengevaluasi cara pengasuhan orang tua kepada anak.

Perkembangan psikologi anak ternyata dapat juga memengaruhi anak mengalami speech delay. Walapun begitu, Bunda tetap perlu konsultasi kepada para ahli sperti dokter anak atau psikologi terdekat untuk mengatahui lebih lanjut. Kesadaran akan mengevaluasi pola asuh terhadap anak juga patut diperhatikan. Tujuannya agar anak Ayah dan Bunda selalu sehat dan tidak ada hambatan dalam perkembangannya. Jangan lupa jaga nutrisi anak dengan Generos untuk membantu anak lancar bicara!

Lomba Menulis Artikel: Mengawal Tumbuh Kembang bersama Generos

Event - Hallo Bunda! Apakah Bunda mempunyai hobby atau bisa menulis? Pernah membeli Generos atau jadi konsumen Generos hingga saat ini? Dalam rangka memeringati Hari Anak Nasional 22 Juli 2022 nanti, Kami mengajak Ayah dan Bunda yang telah berjuang bersama Generos...

Tes Minat Bakat Anak Sejak Dini, Perlukah?

Keluarga - Pernahkah Bunda merasa ingin bimbang ketika mengarahkan anak pada satu minat tertentu tapi takut tidak sesuai dengan bakatnya? Kegalauan ini mungkin banyak dialami oleh keluarga yang memilkik anak kecil hingga memasuki usia sekolah. Pilihan berbagai macam...

Nyata! Setelah Minum Generos Jadi (Lebih PD) Lancar Membaca

Tumbuh Kembang – Sebagai suplemen kecerdasan otak anak, Generos telah dipercaya oleh ribuan orang tua sebagai penunjang tumbuh kembang anak dalam memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Ternyata tidak hanya baik untuk membantu mengatasi speech delay saja, salah satu...

Kumpulan 5 Artikel Manfaat Generos beserta Khasiat Bahan-bahanya!

Nutrisi - Tahukah Bunda? kandungan protein dalam ikan sidat ternyata lebih tinggi daripada ikan salmon. Selain itu, ada manfaat lainnya ang tersembunyi dalam temulawak selain meningkatkan nafsu makan anak. Ternyata masih banyak manfaat Generos yang bisa diperoleh dari...