Yuk Tetap Olahraga Saat Puasa! Simak Tips Ini

by | Apr 4, 2022 | Keluarga, Nutrisi

Keluarga – Bagi sebagian orang puasa di bulan Ramadhan menjadi kendala untuk tetap berolahraga. Namun sebenarnya banyak sekali manfaatnya loh jika kita berolahraga di bulan puasa. Tentu saja, kita bisa menyesuaikan jenis olahraga yang pas untuk dilakukan saat berpuasa.

Para ahli menyarankan agar kita tetap melanjutkan rutinitas olahraga selama puasa di bulan Ramadhan. Namun disarankan olahraga yang dilakukan bukanlah olahraga yang berat. Seorang ahli nefrologi Kanada Dr. Jason Fung, MD mengatakan jika kita berolahraga saat berpuasa, tubuh akan mulai dengan membakar gula.

Glikogen adalah molekul yang terdiri dari banyak gula yang disatukan. Ketika tiba saatnya untuk menggunakannya sebagai energi, hati mulai memutuskan semua rantai untuk melepaskan molekul gula individu yang kemudian dapat digunakan sebagai energi.

“Pertama, tubuh Anda membakar gula yang disimpan, kemudian membakar lemak yang disimpan. Intinya, selama tidak puasa Anda menyimpan energi makanan. Selama puasa, Anda membakar energi dari makanan yang disimpan (gula dan lemak),” ujarnya seperti dikutip dari Diet Doctor.

Baca Juga  Herbal: 4 Mitos dan Fakta tentang Obat Herbal

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berolahraga saat puasa mempengaruhi biokimia dan metabolisme otot yang terkait dengan sensitivitas insulin dan pengelolaan kadar gula darah yang stabil. Chelsea Amengual, MS, RD, manajer Pemrograman Kebugaran dan Nutrisi di Virtual Health Partners, seperti dilansir dari Healthline, mengatakan bahwa keuntungan berolahraga saat berpuasa adalah bahwa karbohidrat yang kita simpan — yang dikenal sebagai glikogen — kemungkinan besar habis.

Dengan demikian kita akan membakar lebih banyak lemak saat berolahraga ketika berpuasa. Tentu itu merupakan jawaban bagi mereka yang ingin melakukan diet sehat. Sembari beribadah juga mengembalikan bentuk tubuh yang ideal.

Kendati demikian, kita tidak bisa melakukan olahraga terlalu keras karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Dikatakan bahwa jika kita berolahraga terlalu keras maka bisa saja tubuh kita akan memecah otot untuk menggunakan protein sebagai bahan bakar. Maka dari itu tidak disarankan untuk melakukan olahraga ekstrim saat berpuasa.

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan agar tetap aman berolahraga saat berpuasa menurut Womens Health Mag.

Baca Juga  Generos Bantu Temani Terapi Wicara Anak Saya

1. Tentukan Waktu yang Paling Cocok

Berolahraga saat berpuasa tentu saja membutuhkan pemilihan waktu yang tepat. Beberapa ahli menyarankan agar kita berolahraga menjelang berbuka puasa atau sebelum sahur. Dengan begitu maka tubuh akan segera melakukan rehidrasi dengan makan dan minum saat berbuka dan sahur setelah berolahraga.

2. Hanya Berfokus untuk Menjaga Kebugaran

Bunda Mempersiapkan Buka Puasa Bersama Anak

Bunda Mempersiapkan Buka Puasa Bersama si Kecil

Karena sedang berpuasa maka tidak disarankan untuk melakukan olahraga ekstrim. Oleh karena itu maka kita hanya diperbolehkan melakukan olahraga yang aman yang hanya ditujukan untuk menjaga kebugaran selama berpuasa.

3. Perbanyak Hidrasi antara Buka dan Sahur

Selama waktu diperbolehkan makan dan minum maka sebaiknya diperbanyak mengonsumsi air putih. Hal ini dilakukan agar kita tetap terhidrasi selama berpuasa dan berolahraga saat berpuasa.

Perlu juga untuk mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan airnya. Beberapa rekomendasi buah dan sayur yang tinggi kadar airnya yaitu semajngka, mentimun, jeruk, apel, tomat, blueberry, dan bayam.

Baca Juga  11 Hal yang Harus Dilakukan Saat Anak Terapi Wicara

4. Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi

Makanan Sumber Protein

Makanan Sumber Protein

Beberapa tanda dehidrasi adalah pusing, kelelahan, warna urin gelap, mual, kram otot, merasa sangat haus dan detak jantung berdegup kencang. Jika sudah mengalami beberapa hal tersebut maka sebaiknya menyetop kegiatan olahraga dan segeralah beristirahat.

5. Makan Makanan Tinggi Serat dan Protein

Saat berbuka puasa dan sahur sebaiknya memakan makanan yang tinggi serat dan protein. Beberapa makanan tinggi protein seperti daging, telur, susu, kacang-kacangan, yoghurt dan sebagainya. Sedangkan makanan tinggi serat seperti gandum, kentang, sayuran hijau dan sebagainya.

6. Kurangi Garam dan Kafein

Makanan dengan kandungan garam tinggi membuat kita menjadi mudah haus. Maka dari itu sebaiknya kurangi makanan dengan garam tinggi seperti keripik agar kita tidak mudah dehidrasi saat berpuasa. Demikian halnya dengan kafein yang terkandung dalam kopi, teh maupun coklat juga memiliki efek yang sama.

Lomba Menulis Artikel: Mengawal Tumbuh Kembang bersama Generos

Event - Hallo Bunda! Apakah Bunda mempunyai hobby atau bisa menulis? Pernah membeli Generos atau jadi konsumen Generos hingga saat ini? Dalam rangka memeringati Hari Anak Nasional 22 Juli 2022 nanti, Kami mengajak Ayah dan Bunda yang telah berjuang bersama Generos...

Tes Minat Bakat Anak Sejak Dini, Perlukah?

Keluarga - Pernahkah Bunda merasa ingin bimbang ketika mengarahkan anak pada satu minat tertentu tapi takut tidak sesuai dengan bakatnya? Kegalauan ini mungkin banyak dialami oleh keluarga yang memilkik anak kecil hingga memasuki usia sekolah. Pilihan berbagai macam...

Nyata! Setelah Minum Generos Jadi (Lebih PD) Lancar Membaca

Tumbuh Kembang – Sebagai suplemen kecerdasan otak anak, Generos telah dipercaya oleh ribuan orang tua sebagai penunjang tumbuh kembang anak dalam memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Ternyata tidak hanya baik untuk membantu mengatasi speech delay saja, salah satu...

Kumpulan 5 Artikel Manfaat Generos beserta Khasiat Bahan-bahanya!

Nutrisi - Tahukah Bunda? kandungan protein dalam ikan sidat ternyata lebih tinggi daripada ikan salmon. Selain itu, ada manfaat lainnya ang tersembunyi dalam temulawak selain meningkatkan nafsu makan anak. Ternyata masih banyak manfaat Generos yang bisa diperoleh dari...