fbpx

Bunda, Ini Manfaat Antioksidan untuk Cegah Gagal Ginjal Akut

by | Nov 4, 2022 | Nutrisi, Keluarga

Nutrisi – Merebaknya kasus gagal ginjal akut misterius (acute kidney injury/ AKI) di negeri ini cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, kasus yang kebanyakan menyerang anak-anak dan bayi ini kian meningkat sampai saat ini. Namun jangan khawatir berlebihan ya, karena Ayah dan Bunda dapat memberikan makanan yang kaya antioksidan atau senyawa penghambat oksidasi untuk menjaga kesehatan ginjal anak-anak dan keluarga agar tetap sehat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan peningkatan kasus gagal ginjal akut misterius yang mencapai 304 kasus per tanggal 31 Oktober 2022. Begitu pula dengan angka kematian yang saat ini mencapai 159 anak. Jumlahnya meningkat dari yang sebelumnya dilaporkan mencapai 157 anak. Sementara itu, sebanyak 46 anak lainnya dirawat dan 99 anak sudah dinyatakan sembuh.

Gagal ginjal akut merupakan kondisi ginjal yang berhenti bekerja secara tiba-tiba. Ginjal berfungsi untuk menyaring limbah sisa metabolisme yang ada di tubuh. Jika fungsi tersebut terhenti, maka terjadi penumpukan pada saluran dan tidak bisa dikeluarkan dari tubuh.

Sayangnya, pada gagal ginjal akut bisa menyerang seseorang secara tiba-tiba. Tentu saja kondisi ini membahayakan nyawa seseorang. Kendati demikian, Ayah dan Bunda dapat mencegahnya dengan memberikan makanan yang kaya akan senyawa penghambat oksidasi ini agar fungsi ginjal tetap optimal, loh! Mengapa demikian? Berikut penjelasannya,

Tubuh yang Kekurangan Antioksidan

Dalam istilah medis dikenal dengan stres oksidatif, di mana kondisi ketika terjadi ketidakseimbangan antara zat radikal bebas dengan senyawa penghambat oksidasi dalam tubuh. Radikal bebas sendiri merupakan molekul-molekul kimia yang tercipta sebagai dampak dari interaksi antara tubuh dengan oksigen (proses oksidasi).

Baca Juga  Mengenal Dietilen Glikol dan Etilen Glikol, Tidak Ada dalam Generos

Kemunculan radikal bebas ini bisa dari faktor-faktor eksternal seperti rokok, polusi udara, paparan pestisida, paparan sinar matahari dan berbagai faktor lainnya. Dalam kondisi ini, jika tubuh terus menerus kekurangan antioksidan sementara zat radikal bebas terus menumpuk di dalam tubuh maka yang terjadi adalah tubuh semakin kewalahan dalam menangkalnya. Hal ini kemudian menyebabkan kerusakan pada sel, DNA, dan protein tubuh.

Kemudian itu akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Bahkan karena stres oksidatif ini dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker dan sebagainya. Bahkan dikatakan bahwa stres oksidatif ini juga menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang akhirnya menyebabkan terjadinya gagal ginjal.

Selain itu, orang-orang yang menderita penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi tersebut juga menjadi faktor risiko mengalami gagal ginjal. Meskipun juga terdapat faktor-faktor lainnya sehingga seseorang mengalami gagal ginjal.

Faktor-faktor lain tersebut di antaranya gangguan aliran darah ke ginjal, kerusakan ginjal itu sendiri, dan juga penyumbatan di saluran urin. Namun kembali lagi, penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas dapat mengakibatkan berbagai faktor pemicu tersebut. Sehingga memang saling berkesinambungan antara satu organ dengan organ lainnya.

Konsumsi Makanan yang Kaya Antioksidan

Meskipun tubuh juga memproduksi antioksidan alami, namun itu tidak cukup jika kadar radikal bebas dalam tubuh semakin banyak. Maka dari itu tubuh kita membutuhkan asupan makanan yang kaya akan antioksidan sehingga dapat membantu tubuh dalam menangkal radikal bebas tersebut.

Baca Juga  Anak Balita Berperilaku Buruk, Yuk Ketahui 3 Penyebabnya!

Sebenarnya radikal bebas tidaklah melulu berbahaya, karena terkadang tubuh juga membutuhkannya. Radikal bebas memainkan peran penting dalam banyak proses biologis termasuk pembelahan sel. Radikal bebas ini juga membantu sel-sel untuk berhubungan satu sama lain dan membantu tubuh bertahan melawan infeksi.

Namun ketika terlalu banyak radikal bebas menumpuk di dalam tubuh, mereka dapat menyebabkan kerusakan serius pada sel-sel yang akhirnya memicu terjadinya beberapa penyakit di atas termasuk gagal ginjal. Lalu makanan apa saja yang mengandung antioksidan tinggi tersebut?

Menurut pedoman MyPlate Departemen Pertanian  Amerika Serikat (AS), ada berbagai jenis antioksidan yang masing-masing memainkan peran penting dalam kesehatan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Fitonutrien

Ini adalah senyawa kimia yang ditemukan pada tumbuhan, dan  memiliki berbagai kemungkinan manfaat kesehatan bagi tubuh, termasuk aktivitas antioksidan. Para ilmuwan memperkirakan ada lebih dari 4.000 fitonutrien, meskipun hanya sebagian kecil yang telah dipelajari. Beberapa fitonutrien yang lebih banyak dipelajari meliputi:

1. Antosianin

Ini ditemukan dalam buah dan sayuran berwarna biru dan ungu, seperti berry, terong, kentang ungu, wortel, dan asparagus. Antioksidan ini membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

2. Resveratrol

Jenis antioksidan ini terdapat pada dark chocolate, kacang tanah, dan anggur. Antioksidan ini telah terbukti membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, membantu mencegah jenis kanker tertentu, dan mengurangi peradangan secara keseluruhan.

3. Isoflavon

Mereka ditemukan dalam kedelai. Mereka dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang, mengurangi peradangan sendi, meredakan gejala menopause, dan membantu mencegah kanker payudara.

Baca Juga  Madu sebagai Antioksidan dalam Generos, Dongkrak Imun Tubuh Anak

4. Likopen

Ini ditemukan dalam tomat dan produk tomat, jeruk bali merah muda, semangka, dan paprika merah. Likopen ini membantu meningkatkan kesehatan prostat dan jantung.

makanan yang tinggi antioksidan

makanan yang tinggi antioksidan

5. Lutein

Antioksidan ini ditemukan dalam bayam, kubis Brussel, brokoli, selada, kangkung, dan sawi hijau. Antioksidan ini dapat membantu meningkatkan kesehatan mata dan jantung dan juga berperan dalam mencegah beberapa jenis kanker.

Yang ini adalah pendahulu dari vitamin A dan antioksidan ini menghasilkan warna orange seperti wortel, aprikot, ubi jalar, dan labu. Hal ini juga ditemukan dalam sayuran berdaun gelap seperti bayam dan kangkung. Beta-karoten berperan dalam kesehatan penglihatan, kekebalan, dan kesehatan tulang.

Sumber Vitamin dan Mineral Antioksidan

Vitamin dan mineral juga dapat melakukan aktivitas antioksidan. Berikut beberapa yang termasuk ke dalamnya.

Vitamin A hadir dalam tiga bentuk berbeda, yang paling terkenal adalah retinol (vitamin A1). Anda akan menemukan vitamin A tingkat tinggi dalam makanan seperti:

  • Wortel
  • Ubi jalar
  • Kuning telur
  • Hati
  • susu

Vitamin C hadir dalam konsentrasi tinggi di banyak buah dan sayuran serta di:

  • Unggas
  • Daging sapi
  • Ikan
  • Beberapa sereal

Vitamin E sangat berlimpah dalam almond. Anda juga dapat menemukan banyak di:

  • Brokoli
  • Mangga
  • Berbagai minyak termasuk jagung, kedelai, dan safflower
kumpulan-artikel-manfaat-generos

Kandungan Generos kaya antioksidan

Namun terkadang saat kebutuhan antioksidan tidak dapat tercukupi melalui makanan maka jalan lain dapat didapatkan dari suplemen. Generos merupakan salah satu suplemen yang kaya akan antioksidan. Hal itu karena Generos yang merupakan ekstraksi dari bahan-bahan herbal yang tinggi akan antioksidan.

Ikan sidat, Pegagan, Mengkudu, Temulawak, dan Madu Hutan diekstrak menjadi sebuah cairan suplemen yang kaya manfaat. Karena telah diekstrak maka yang didapatkan hanyalah zat-zat aktif dari bahan-bahan alami tersebut yang telah diakui manfaatnya. Berbagai zat aktif yang terkandung dalam Generos sangat tinggi antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.