fbpx

5 KEBAIKAN BAHAN ALAMI GENEROS

T

Pegagan

mengandung zat asiaticosida dan senyawa triterpenoid yang dapat meningkatkan daya ingat anak dan membuat anak menjadi aktif, periang, komunikatif, dan koperatif.

T

Madu Hutan

memiliki kandungan tiga bakteri Lactobasilus yang baik untuk  mengembalikan dan meningkatkan kemampuan pencernaan manusia

T

Ikan Sidat

mengandung omega 3 dan protein Albumin. Kandungan ini dapat meningkatkan daya ingat dan menumbuhkan neuron yang tidak aktif

T

Mengkudu

mengandung zat aktif seperti Acubin, L. asperuloside, Alizarin, dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri untuk melawan infeksi bakteri

T

Temulawak

meningkatkan nafsu makan, mengandung germakron yang berfungsi meningkatkan fungsi saraf pusat, dan curcumin untuk meningkatkan fungsi kognitif, mood, kesehatan mental, serta menangkal radikal bebas pada otak.

Generos Herbal Kesehatan Anak

KHASIAT 5 BAHAN ALAM TERBAIK GENEROS

IKAN SIDAT

Ikan sidat atau dalam bahasa Jepang Unagi atau ginseng air memiliki kandungan gizi yang tinggi. Ikan sidat ini merupakan ratunya gizi. Kandungan ikan sidat sudah dikenal secara luas. Ikan sidat merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik sehingga mampu menunjang kebutuhan gizi anak.

Protein hewani memiliki daya cerna yang lebih baik dibandingkan protein nabati. Bahkan, kandungan protein albumin yang terkandung dalam ikan sidat lebih tinggi dibandingkan ikan salmon, cod, dan ikan lainnya. Protein albumin berperan dalam pembentukan sel/ jaringan tubuh, sehingga sangat baik untuk mendukung serta mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di masa golden age.

Selain itu, ikan sidat juga mengandung berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam amino merupakan prekursor berbagai neurotransmitter dalam otak, sehingga suplemen yang mengandung asam amino sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi otak anak serta menurunkan risiko gejala mental diorder seperti Alzheimer, Parkinson, Huntington, dsb.

Kandungan ikan sidat lainnya adalah vitamin B1 dan B2. Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memaparkan vitamin B1 yang terkandung dalam ikan sidat 25 kali lebih baik daripada susu sapi. Sedangkan vitamin B2 yang terkandung dalam ikan sidat 5 kali lebih baik daripada susu sapi.

Sementara kandungan vitamin A ikan sidat 45 kali lipat lebih banyak daripada kandungan vitamin A susu sapi, dan kandungan seng (Zn) ikan sidat 9 kali lipatnya kandungan seng (Zn) susu sapi. Kandungan seng (Zn) sangat dibutuhkan oleh tubuh karena berperan sebagai antioksidan yang mencegah radikal bebas, meningkatkan respons imun dan daya tahan tubuh anak, serta mencegah berbagai penyakit pada anak.

PEGAGAN

Pegagan atau secara internasional dikenal dengan nama gotu kola ini dapat disebut sebagai The Best Brain Tini atau penambah kecerdasan otak. Peneliti dari Himalaya Research and Development Center Prof. Venena Kalra menjelaskan bahwa pegagan mampu menstimulasi pertumbuhan otak.

Pegagan memiliki kandungan asiatic acid dan asiaticosida yang berperan sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan fungsi memori dan kemampuan belajar pada anak.

Kandungan asiaticosida pada pegagan terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif pada anak, mencegah radikal bebas, serta memiliki kemampuan neuroprotektif yaitu kemampuan melindungi sel neuron otak dari kerusakan. Manfaat lainnya yaitu, menguatkan memori jangka pendek dan jangka panjang, membantu mengatasi gangguan bicara, meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan pada anak.

Selain itu, riset yang dilakukan oleh Dr. Mukherjee et al. (2018) menunjukkan bahwa ekstrak pegagan memiliki efek signifikan dalam menurunkan gejala autisme pada anak usia 2-10 tahun.

MADU HUTAN

Madu hutan berbeda dengan madu ternak biasa. Madu hutan dihasilkan oleh jenis lebah raksasa atau Giant Bee dengan nama latin Apis dorsata.

Madu dengan nektar yang berasal dari hutan inilah yang memiliki kandungan lebih kaya daripada madu ternak. Terdapat 3 kandungan probiotik alami yang dimiliki madu hutan yaitu Lactobacillus kunkeei, Lactobacillus sp, dan Lactobacillus verniform. Ketiga probiotik ini sangat baik untuk mengembalikan dan meningkatkan kemampuan pencernaan manusia.

Madu hutan mengandung nilai kalori yang tinggi karena di dalamnya terdapat kandungan gizi utama yang berbentuk aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa, sukrosa, dan dekstrin karbohidrat. Selain itu madu juga mengandung vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat untuk meningkatkan antibodi, antioksidan, mencegah stres oksidatif, serta menghambat pertumbuhan sel kanker (tumor).

Madu juga mengandung berbagai asam organik yang bermanfaat bagi metabolisme tubuh. Di antaranya seperti asam glikolat, asam format, asam laktat, asam sitrat, asam asetat, asam oksalat, asam malat, asam tartarat, dan sebagainya.

MENGKUDU

Buah mengkudu atau buah dewa telah ada pada zaman dahulu sekitar 100 tahun SM. Sejak dahulu, mengkudu digunakan untuk obat tradisional berbagai macam penyakit. Mengkudu mengandung lebih dari 200 senyawa fitokimia bioaktif seperti asam organik, fenol, anthraquinon, karotenoid, triterpenoid, flavonoid, glikosida, nukleosida, sterol, lakton, lignan, dan komponen aromatik.

Kandungan senyawa fitokimia pada mengkudu efektif menangkal radikal bebas dan bahaya oksidatif pada membran seluler DNA dan sistem saraf pusat (CNS), meningkatkan fungsi kognitif, serta mencegah berbagai penyakit neurologis seperti depresi, Alzheimer, Huntington, neuroinflamasi, dsb.  Selain itu mengkudu memiliki efek antimikroba, antioksidan, antikanker, serta antiinflamasi, sehingga mampu meningkatkan respon imun dan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit.

Selain zat yang telah disebutkan, masih banyak lagi zat aktif dan mineral yang terkandung dalam mengkudu. Mengkudu menjadi salah satu bahan herbal untuk menangkal radikal bebas pada otak dan meningkatkan kecerdasan berpikir. Mengkudu dapat mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan faktor degeneratif, seperti hipertensi, kolesterol, dan sebagainya.

TEMULAWAK

Secara empirik, kandungan minyak atsiri pada temulawak dapat meningkatkan nafsu makan pada anak, sehingga bisa menjadi solusi mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak. Kandungan senyawa bioaktif curcumin pada temulawak berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif, mood, kesehatan mental, serta menangkal radikal bebas pada sistem saraf pusat (CNS). 

Manfaat lainnya yaitu sebagai antiinflamasi, antioksidan, pencegahan kanker, menjaga kesehatan sistem kardiovaskuler dan sistem metabolisme tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak. 

Selain curcumin, terdapat senyawa germakron yang telah dipatenkan. Germakron berfungsi sebagai antiradang dan menghambat pembengkakan. Peneliti dari Jepang, Yamzaki menjelaskan bahwa zat germakron yang terdapat di temulawak berfungsi meningkatkan fungsi saraf pusat.